Perbedaan Rooftop Cafe dan Observatory Deck, Jangan Sampai Tertukar
31 / 12 / 2025 |
|
Read Time : 4 min |

Belakangan ini, menikmati pemandangan kota dari ketinggian jadi salah satu aktivitas favorit di Jakarta. Banyak orang menyebut rooftop cafe dan observatory deck sebagai tempat yang mirip karena sama-sama berada di lantai tinggi dan menawarkan city view. Padahal, keduanya punya konsep, fungsi, dan pengalaman yang sangat berbeda.
Kalau kamu masih bingung memilih antara rooftop cafe dan observatory deck, artikel ini akan membantu kamu memahami perbedaannya secara jelas, supaya tidak salah ekspektasi saat berkunjung.
Apa Itu Rooftop Cafe
Rooftop cafe adalah tempat makan dan minum yang berada di atap atau lantai atas sebuah gedung. Fokus utama rooftop cafe adalah suasana santai sambil menikmati makanan, kopi, atau minuman lainnya dengan pemandangan kota sebagai pelengkap.
Ciri utama rooftop cafe antara lain:
- Berfungsi sebagai cafe atau restoran
- Pengunjung datang untuk nongkrong, makan, atau minum
- View kota menjadi nilai tambah, bukan fokus utama
- Biasanya berada di ketinggian terbatas
- Area lebih kecil dan cenderung privat
Rooftop cafe cocok untuk kamu yang ingin bersantai, ngobrol lama dengan teman, atau mencari tempat hangout dengan suasana berbeda dari cafe biasa.
Apa Itu Observatory Deck

Observatory deck adalah area khusus yang dirancang untuk menikmati pemandangan kota dari ketinggian ekstrem. Tempat ini bukan sekadar lantai tinggi, tetapi destinasi wisata dengan desain, keamanan, dan pengalaman visual yang direncanakan secara khusus.
Ciri utama observatory deck:
- Fokus utama pada pengalaman melihat kota dari atas
- Berada di ketinggian yang jauh lebih tinggi dibanding rooftop cafe
- Memiliki area luas dan panorama 360 derajat
- Dilengkapi fitur pengalaman seperti lantai kaca atau sky deck
- Pengunjung datang untuk eksplorasi dan pengalaman visual
Salah satu contoh observatory deck di Jakarta adalah UP at Thamrin Nine, yang berada di puncak gedung tertinggi di Indonesia.
Perbedaan Utama Rooftop Cafe dan Observatory Deck

1. Tujuan Kunjungan
Rooftop cafe dikunjungi untuk nongkrong dan konsumsi makanan atau minuman. Sementara itu, observatory deck dikunjungi untuk merasakan pengalaman melihat kota dari sudut pandang yang berbeda.
Kalau tujuanmu makan sambil ngobrol santai, rooftop cafe sudah cukup. Tapi kalau tujuanmu ingin melihat Jakarta secara menyeluruh dari atas, observatory deck adalah pilihan yang tepat.
2. Ketinggian dan Sudut Pandang
Sebagian besar rooftop cafe berada di ketinggian menengah. Pemandangan yang terlihat biasanya terbatas oleh gedung di sekitarnya.
Observatory deck berada di ketinggian ekstrem dan dirancang tanpa halangan visual. Dari sini, kamu bisa melihat kota secara luas, termasuk gedung tinggi, jalan utama, hingga cakrawala.
3. Desain dan Area
Rooftop cafe memiliki desain seperti cafe pada umumnya, hanya saja berada di lantai atas. Area duduk menjadi fokus utama.
Observatory deck memiliki area eksplorasi yang luas. Pengunjung bisa berjalan, berpindah spot, dan menikmati pemandangan dari berbagai sisi. Beberapa observatory deck juga memiliki area indoor dan outdoor.
4. Pengalaman yang Ditawarkan

Di rooftop cafe, pengalaman utama adalah suasana nongkrong. View hanya menjadi latar belakang.
Di observatory deck, pengalaman utama adalah sensasi berada di ketinggian. Beberapa observatory deck menawarkan lantai kaca, area terbuka, atau spot foto dengan sudut ekstrem yang tidak bisa ditemukan di rooftop cafe.
5. Durasi dan Aktivitas
Rooftop cafe biasanya membuat pengunjung betah berlama-lama karena aktivitasnya santai.
Observatory deck lebih bersifat eksploratif. Pengunjung datang untuk berjalan, melihat, berfoto, dan merasakan atmosfer kota dari atas. Durasi kunjungan biasanya lebih terstruktur.
Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu
Pilihan antara rooftop cafe dan observatory deck tergantung pada apa yang kamu cari.
Pilih rooftop cafe jika:
- Ingin nongkrong santai
- Fokus pada makanan dan minuman
- Tidak terlalu mengejar pengalaman visual ekstrem
Pilih observatory deck jika:
- Ingin pengalaman baru di Jakarta
- Suka city view dari ketinggian
- Mencari aktivitas wisata, bukan sekadar nongkrong
Banyak wisatawan yang datang ke Jakarta sering kali mengira rooftop cafe dan observatory deck itu sama. Padahal, pengalaman yang didapat sangat berbeda.
Observatory Deck sebagai Wisata Kota Modern

Observatory deck kini menjadi bagian penting dari wisata kota modern. Di berbagai kota besar dunia, observatory deck menjadi ikon wisata karena mampu memperlihatkan karakter kota dari sudut yang tidak bisa dilihat dari jalanan.
Jakarta pun mulai memiliki destinasi seperti ini, yang menawarkan pengalaman melihat kota secara utuh, dari siang hari hingga malam dengan lampu kota yang menyala.
Jangan Sampai Salah Lagi!

Rooftop cafe dan observatory deck sama-sama berada di ketinggian, tapi memiliki konsep yang sangat berbeda. Rooftop cafe adalah tempat nongkrong dengan view tambahan, sedangkan observatory deck adalah destinasi wisata yang berfokus pada pengalaman melihat kota dari atas.
Kalau kamu ingin menikmati Jakarta dengan cara yang benar-benar berbeda, memahami perbedaan ini akan membantumu memilih tempat yang sesuai dengan ekspektasi. Kadang, yang kita butuhkan bukan sekadar tempat duduk dan kopi, tapi sudut pandang baru untuk melihat kota yang sama.
READ OTHER NEWS
Perbandingan Observatory Deck UP at Thamrin Nine ...
22 / 01 / 2026 |
|
4 min |
Gedung-Gedung Ikonik di Jakarta yang Wajib Kamu ...
20 / 01 / 2026 |
|
Wisata Dekat MRT Jakarta yang Lagi Hits
15 / 01 / 2026 |
|
4 min |
Cara Menikmati City View Jakarta dari Ketinggian
14 / 01 / 2026 |
|
4 min |
Harga Tiket UP at Thamrin Nine Terbaru ...
8 / 01 / 2026 |
|